Buntu Ide Menulis

Seperti apakah itu menulis tanpa memikir. Nah, itu ialah tingkat paling tinggi dalam kekuatan menulis. Penulis semacam itu tidak perlu kembali pikirkan akan menulis topik apa, tipe tulisan jenis apa, apa isi tulisan, bagaimana kerangkanya, apa diksi dan tata bahasanya, berapa panjang tulisannya, dan lain-lain.

Menulis tanpa memikir itu tujuannya seutuhnya memercayakan insting. Tidak ribet kembali dengan hukum memikir rasional dan semua bengeknya. Langsung catat lalu mengucur, berliku, terjun, dan bersumber, demikian saja.

Apa ada Kompasianer type itu? Ada, Teman. Saya berikan nama 2 orang: Daeng Khrisna Pabichara dan Pak Tjiptadinata. Tidak sepakat? Berikan berkeberatanmu ke mereka berdua.

Lalu, memikir tanpa menulis, seperti apakah itu. Bagaimana bicaranya, ya. Ini type orang yang kebanyakan mikir, banyak gagasan, banyak gagasan, banyak sasaran, tetapi tidak segera menuliskan. Mikir, mikir, dan mikir saja.

Apa ada Kompasianer type itu? Ada, Teman. Saya tidak menyebutkan nama. Tetapi saya dapat memberikan klu: orangnya rajin memberi komentar, tetapi tidak pernah (kembali) membuat artikel di Kompasiana.

Saya tidak sembarangan bicara mengenai dua type Kompasianer itu. Dasarnya ialah tipologi manusia menurut filsuf Isaiah Berlin: Landak (Hedgehog) dan Ubah (Fox).

Dikenai pada praktik menulis, Type Landak ialah Kompasianer yang sudah mengetahui darimanakah mulai dan ke mana arah akhir menulis. Karenanya dia segera saja menulis, menulis, dan menulis sampai datang di arah akhir. Ia tidak perlu pusing dengan gagasan dan perbekalan, karena ia telah mempunyai semuanya. Hal yang penting dilaksanakan ialah: catat, catat, dan catat.

Kebalikannya Type Ubah ialah Kompasianer yang habiskan waktunya untuk pikirkan bermacam langkah, strategi, tehnik, dan taktik untuk tuliskan suatu hal.sebuah hal. Berpikir, berpikir, dan berpikir lagi, sampai energi habis dan tulisan tidak pernah ada.

Oh, ya, agar hatimu sedikit terhibur, saya harus ucapkan, kadang saya Landak tetapi seringkali Ubah.

Cara Cepat Menulis Artikel

Membuat artikel untuk dipakai dalam marketing internet dan pengerjaan prospect sesungguhnya tidak susah dan cuman memakan waktu cepat sekali. Jika dimengerti sesungguhnya gampang untuk menulis dan mengeluarkan file artikel yang panjangnya 250 sampai 400 kata sama seperti yang akan Anda baca saat ini (heheheh). Anda akan belajar proses cara untuk cara untuk lakukan hal tersebut.

Enam Sisi Khusus dalam Artikel

Silahkan kita awali dengan 6 khusus sisi artikel. Yang ke-3 ialah arah judul untuk raih perhatian pembaca. Anda dapat memperoleh gagasan judul dari situs artikel terkenal dan mem-bookmark situs seperti Media dan mendapati langkah lain untuk mengawali kreasi dalam membuat judul.

Yang paling akhir ialah anda bisa mengawali paragraf pembuka Anda dengan memakai pengakuan jika-maka atau awali dengan bercerita sebuah narasi atau mengulas kekeliruan yang terbanyak dilaksanakan orang.

Kerap membuat topik tertentu dari artikel dengan beberapa kalimat pembuka bisa dibuktikan efisien bila Anda coba X. Sdan menyelamatkan diri Anda dari Y. Saat tiba ke X berikut yang perlu Anda kenali. Sberikut yang Anda harus tahu mengenai dan bagaimana meneruskan sesudahS kalimat pembuka. Kenalkan tiga point perbincangan khusus Anda dan beritahu. Smereka faedah dari membaca artikel dan merasa sakit apa yang akan mereka jauhi dengan membaca artikel saat ini.

Anda telah menulis paragraf pembuka, waktunya membuat artikel badan yang terdiri dari 3 paragraf dasar perbincangan khusus. Setiap tiga paragraf dapat mempunyai tiga sub point yang dapat Anda ganti jadi kalimat. Untuk menolong Anda menulisnya secara cepat berdasar rangka simpel yang. Anda bikin terbuka yang berada di negara kita yang akan ia a.

Komentar Mutu dan Tak Mutu di

Tanggapan pembaca itu yang paling dinanti Kompasianer, sesudah artikelnya tampil. Lantas, kemudian peringkat, sudah pasti. Selanjutnya jumlah pembaca.

Jenjangnya demikian. Pembaca 1,000 pv tetapi reting dan tanggapan kosong, ya, kurang senang. Pembaca 500 pv, reting 50 tetapi tanggapan kosong, ya, senang. Masalah beberapa angka itu, tidak perlu protes, ya. Jika tidak sepakat, membuat sendiri ukuranmu.

Ukuran di atas karakternya kuantitatif. Makin banyak makin senang. Itu rumusnya.

Tetapi itu khususnya berlaku untuk beberapa orang yakin pada beberapa angka. Terang, tujuanku, Daeng Rudy and the Gang.

Buatku, pengikut memahami kualitatif, letak kepuasan ada di kualitas tanggapan. Satu kali lagi, kualitas. Bukan jumlah. Pikirkan artikelmu mendapatkan 100 tanggapan, tetapi didalamnya sama semua: “Ih, diari, kabooor!” Senang?

Saya telah mewawancara Poltak mengenai kelompok kualitas tanggapan. Ia memberikan empat rasio: benar-benar takmutu, takmutu, kualitas, dan benar-benar kualitas.

Berikut beberapa contoh yang diberi Poltak. Markimak, silahkan kita baca.

Benar-benar Takmutu. Ini kelompok tanggapan promo atau berjualan. Mengangfao kita sebagai kobsumen, bukan Kompasianer. Misalkan: “Kami sedia obat kuat. Kontak 0234xxxx,” “Titip artikel ” “Perlu jimat? Kontak: 123456789.”

Takmutu. Ini kelompok basa-basi, basah jadi basi. Sebatas melipur saja, walau sebenarnya kita tidak perlu dihibur. Misalnya: “Sangat bagus, Pak,” “Benar-benar inspiratif, Bu,” “Terima kasih, berguna sekali, Bli,” “Wah, aktual sekali!” Ini banyak komentar yang hanya mengulang-ulang reting. Ngapain loe pencet reting kalau tanggapan loe sama aje, Bang, Mpok.

Kualitas. Nah, ini tanggapan yang berkaitan isi artikel. Maknanya pengamat itu baca artikel. Karena itu dapat kasi tanggapan yang menyambung. Misalnya: “Wah, rupanya peranan tuak di Manggarai sama dengan di Toba,” “Artikel ini memberikan sudut pandang baru mengenai arti jomlo,” “Artikel ini membedah kemisinan kosakata saya.”

Benar-benar Kualitas. Nah, ini tipe tanggapan yang membuat penulis kewalahan. Hingga harus membuka kamus atau ensiklopedia untuk menjawab. Atau justru di inspirasi membuat artikel baru. Dasarnya konentar yang melawan dan mencerdaskan.

Menulis sebagai proses belajar Sosiologi, Batakologi dan Sains Pertanian yang ada.

Seterusnya

Tutup

Persiapan Pembelajaran New Normal

Sejak diterapkannya periode genting Covid-19 pada tanggal 16 Maret 2020, sebagian besar sekolah di Indonesia khususnya di Kendal ambil peraturan untuk evaluasi lewat daring atau disebutkan dengan evaluasi jarak jauh (PJJ).

Oleh karena itu Beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kendal tengah siap-siap untuk mengaplikasikan proses evaluasi bertemu muka. Adapun formulasinya, tiap sekolah memiliki langkah tertentu yang dipandang efisien untuk keperluan evaluasi tanpa tidak pedulikan kesehatan.

Dengan catatan, proses evaluasi bertemu muka dapat berjalan saat memperoleh lampu hijau dari kepala wilayah di tempat Team Gugusan Pekerjaan Pemercepatan Pengatasan Covid-19.

Pada awal tahun 2021 ini menteri Pengajaran dan Kebudayaan, mengenai Penyelenggaraan Evaluasi pada Tahun Tuntunan 2020/2021 dan Tahun Akademis 2020/2021 di periode wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid19),melontarkan surat selebarannya kembali untuk daerah Kendal mengenai penyelenggaran evaluasi secara bertemu muka akan di mengundurkan kembali pada tanggal bulan akhir Januari 2021, karena bertambahnya kasus pasien positif di daerah Kab. Kendal karena itu diterapkannya kembali periode PSBB.

Saat sebelum ditetapankannya evaluasi bertemu muka seperti yang sudah dilaksanakan oleh SMK NEGERI 1 KENDAL. Berdasaran Standard Operasi Proses (SOP) evaluasi secara bertemu muka SMK NEGERI 1 KENDAL tahun pelajaran 2020/2021. Atas Keputusan Bersama menteri Pengajaran dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri mengenai Penyelenggaraan Evaluasi pada Tahun Tuntunan 2020/2021. Sdan Tahun Akademis 2020/2021 di periode wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid19).

Ke-3 , Sekolah menempatkan info berbentuk brosur, banner, spanduk mengenai Penjagaan penyebaran covid-19. SLangkah membersihkan tangan yang benar, Langkah kenakan masker yang benar y.

Ke-4, Membuat dan mengaplikasikan ketentuan implementasi kesehatan Covid-19 untuk Tamu, Murid, Guru dan Pegawai. Smisalnya misalnya dengan menghindar tempat ramai seperti kantin,dan satuan tugas pagi. Soleh karena itu peserta didik di wajibkan bawa makanan sendiri dan bawa perlengkapan beribadah sendiri. Dan lenyapan satuan tugas pagi

Misteri di Balik Terbakarnya Pasar Weleri, Pasar Terbesar di Kabupaten Kendal

Pasar Weleri pasar paling besar di Kabupaten Kendal terbakar di hari Kamis, 11 Desember 2020 malam. Kobaran api mulai nampak di kios sisi timur lantai dua pasar pada jam 21.30 WIB. Polisi menjelaskan jika kebakaran terjadi karena ada tegangan arus pendek listrik. Serangan sang jago merah lagi jadi membesar dan merambat menuju utara dan tengah pasar. Beberapa unit pemadam kebakaran dikeluarkan untuk mematikan serangan sang jago merah. Lebih kurang ada 12 unit pemadam kebakaran dari Kendal, Semarang, dan Tangkai dikeluarkan untuk mematikan api.

Ada banyak peristiwa yang ganjal saat berlangsungnya kebakaran di Pasar Weleri Kabupaten Kendal ini, yakni pertama saat beberapa pedagang akan masuk di dalam pasar untuk selamatkan barang dagangan mereka, gerbang dan pintu pasar terkunci dan penjaga kunci pasar yang pergi entahlah ke mana.

Ke-2 , berlangsungnya perampokan massa, beberapa pedagang yang sukses selamatkan barang dagangan mereka lalu mengantarnya keluar pasar dan kemudian barang dagangan mereka raib dijarah oleh massa yang berkerubung.

Ke-3 , ada berbau bahan bakar di sejumlah tempat pasar.

Ke-4, ada beberapa toko yang utuh, tidak hangus dan tidak terjamah api.

Banyak yang menjelaskan jika berlangsungnya kebakaran di Pasar Weleri Kabupaten Kendal ini disengaja atau hasil eksperimen. Ada yang menjelaskan jika Pasar Weleri Kabupaten Kendal dibakar untuk kebutuhan. Sperbaikan, ada pula yang menjelaskan bila Pasar Weleri Kabupaten Kendal telah habis kontrak, dan lain lain.

Maka ada banyak mistis dibalik terbakarnya Pasar Weleri Kabupaten Kendal yang masih belum terlewati. Terbakarnya Pasar paling besar di Kabupaten Kendal tentunya membuat seluruh orang bingung dan bertanya. Sapa yang sesungguhnya jadi pemicu terbakarnya Pasar itu. Apakah benar kebakaran Pasar Weleri Kabupaten Kendal ini cuman disebabkan karena tegangan arus pendek listrik, atau yang lain?

Sesudah 6 jam petugas unit pemadam kebakaran dikeluarkan untuk mematikan api, pada akhirnya api bisa dipadamkan dan cuman. Stersisa robohan beberapa puing bangunan dan kios dan abu gosong dari barang barang yang hangus disantap api.

Anindiya Salis Maulidina

SMK Negeri 1 Kendal

3 Metode Membaca yang Kamu Wajib Tahu

The Liang Gie ada seorang ilmuwan mempuni yang sudah menulis beberapa puluh buku dalam beranrka sektor, mulaai politik, administrasi, filasafat, dan ada banyak kembali. Salah satunya bukunya yang paling laku ialah Langkah Belajar Yang Efektif. Buku ini cukup laku di psaran karena lagi alami bikin ulangi lebih dari 20 kali.

The Liang Gie membagi aktivitas membaca jadi 3 tipe.

Membaca macam selingan. Ini ialah membaca beberapa cerita misalkan novel, atau majalah selingan. Pembacaan di kerjakan dengan urut dari awalnya narasi sampai step akhir. Arah nya ialah untuk nikmati narasi itu dan menghargakan kekuatan pengarang memproses jalur ceritanya hingga adalah kebulatan yang cantik, cocok, atau capai klimaks.

Membaca macam sekilas. Membaca janis ini ialah membaca secara sepat yang terkadang dibarengi melonjak bahan bacaan. Pembacaan bisa dilakukan ke belakang dan ke depan atau secara silang bersilang. Maksudnya untuk mendapatkan kisah selayang pandang berkenaan apa yang di jabarkan pada suatu bahan bacaan atau untuk mendapati suati info yang semenjak mula dicari pada bahan itu.

  • Meembaca macam study. Membaca tipe ini adalah aktivitas membaca buku pelajaran dan beberapa bahan bacaan yang lain pada suatu sektor pengetahuan. Pembacaan di lakukaan secara jeli apabila perlu diulang berulang-kali. Maksudnya adalah untuk tangkap, pahami, dan ingat bermacam pengetahuan dalam pada suatu cabang pengetahuan.

Sistem yang di pasarkan The Liang Gie lebih berkaitaan dengan mode membaca yang keitga, yakni membaca untuk kebutuhan study. Menurut dia membaca tipe ini harus dilakukan berkali-kali tampa jemu, seorang mahasiswa segera dapat meresap secara percaya diri pengetahuan yang terdapat dalam suatu buku.

  • Sistem Henry Guntur Tarigan, Henry Guntur Tarigan ialah guru besar IKIP (saat ini UPI) Bandunhg.

Sebagai seorang pakar ilmu bahasa, kary-karya yang terkait dengan sangkut-paut berbahasa, terhitung membaca. Profesor Henry terhitung penulis yang paling produktif. Sembuhan karya tulis dibuat oleh beliau. Dan yang liar biasa beliau membuat buku-bukunya dengan tulisan tangan. Tulisan tangan yang sudah dikerjakan ke penerbit untuk di revisi, di tulis selanjutnya di keluarkan.

Semangat Berkompetisi dan Hindari “Culture Shock” Bersama WNA

Kedatangan petinggi asing ke negara kita akan bawa pengubahan dalam langkah kerja. Salah satunya pengubahan yang paling mengambil alih kita ialah semangat untuk bersaing. Seandainya kita bersaing secara sehat, untuk perkembangan perusahaan atau lembaga tertentu.

Petinggi asing yang pimpin negara kita tidak jadi informasi baru kembali. Karena dari jaman penjajahan, kita telah bersinggungan dengan petinggi asing. Skema kerja mereka jadi keunikan untuk warga kita sekarang ini. Di mana kita memiliki semangat bersaing.

Kecuali semangat bersaing, ada situasi baru yang mereka pasarkan untuk kita yaitu bekerja secara professional. Maknanya kita harus manajemen diri secara baik. Terhitung manajemen waktu.

Mungkin beberapa dari kita tidak pernah dididik oleh orang asing. Sebagai pendekatan kontekstual, saya pernah hidup dan tinggal sama orang asing dalam Biara (Katolik) sepanjang nyaris 6 tahun. Dan sebagian besar pimpinan ialah mereka yang dari negara Eropa.

Budaya Eropa yang saya dalami dari beberapa Pimpinan ialah masalah waktu, loyalitas dan semangat cari tahu. Mungkin latar belakang warga Eropa yang adopsi pengetahuan Filsafat dalam sehari-harinya menjadi filosofi hidupnya.

Untuk mereka, waktu ialah hal yang paling bernilai. Kecuali waktu kejujuran diprioritaskan dalam sehari-harinya. Jika saya tidak paham suatu hal, mendingan saya lagi belajar dan menanyakan, dibanding saya berlagak tahu. Lantas usai pada ketidakjelasan akan semua suatu hal.sebuah hal.

Apa yang saya sampaikan di atas ialah nilai plus-nya. Sementara, segi minus-nya ialah saya masuk “Culture Shock.”

Culture shock sering terjadi di pada lingkungan kerja apa saja. Di mana perasaanah kita tidak akan berani untuk keluar dari zone nyaman kita.

Zone nyaman sudah memberi segala hal untuk kita. Saat ada petinggi asing yang bawa sudut pandang dan langkah kerja baru, kita bisa menjadi terkejut dan tidak terima skema baru begitu. Itu yang saya alami. Semoga anda tidak merasakannya.

Nah, jika kita telah masuk “Culture Shock” apa saja akan kita pakai untuk menampik petinggi asing. Contoh konkretnya, Pak Basuki Tjahaja Purnama yang pernah jadi korban dari “Culture Shock” warga kita.

Ranah agama sebagai ruangan private, saat itu juga jadi peluru yang mematikan untuk sama-sama mengadu-domba. Tidakkah saat ini rakyat kita masih menampik orang asing untuk pimpin bangsa kita?

Simak Zoom Koteka Bersama Dr. Nur Hidayat Sabtu Ini

Sabtu lalu Koteka menganakemaskan kalian dengan mengelana secara virtual ke Greendland untuk menyaksikan Aurora Borealis dan apa yang unik dari pulau yang punya kerajaan Denmark itu. Ingat, menabunglah lebih dulu untuk ke sana karena ditanggung anggarannya mengagetkan.

Dr. Tien Hoang Than bahkan juga menunjukkan ke kita mengenai ikan paus yang dimakannya. Rupanya seperti sandal, keras dan untuk mengunyahnya perlu tenaga khusus dan harus sabar. Maka kita persiapkan juga gigi yang kuat kecuali kesehatan rohani dan jasmani yang kuat untuk mengudapnya.

Nah, Sabtu ini, Komune Pelancong Kompasiana akan ajak kalian kembali untuk memerhatikan topik yang tidak kalah serunya, “Daya ingat Panjang Mengenai Tatap muka Singkat”, yang dicatat oleh ketua International Office dari UPGRIS Semarang yang sudah mengelana di Asia, Eropa dan Afrika sepanjang berbakti di universitas. IO UPGRIS adalah mitra yang bekerja bersama dengan Koteka semenjak tahun kemarin.

Selanjutnya, sepanjang melewati budaya beberapa negara yang lain, pak Nur sukses mencatatkan cerita perjalanannya ini. Kecuali disembahkan ke ibu, mendiang bapak, istri dan beberapa anak beliau, buku ini pasti ditujukan untuk akademiki di mana saja dia ada.

Untuk kupas semakin banyak mengenai isi buku yang mengingati kita akan beberapa hal misalkan jika di tiap pertemuan ada selalu perpisahan, keberagaman budaya negara lain malah makin menambah kita akan sadar jika keindonesiaan memang seharusnya ada selalu di dada ini. Apa ini akan sanggup kita angkat walau sudah mengelana beberapa negara di penjuru dunia? Atau malah luntur karena silau di mata, sakit di dada dan kelu di lidah?

Karena itu, agar lebih bagus, kami undang rekan-rekan untuk mengikut gelar wicara Koteka bersama sang Pandita PGRI, Dr. Nur Hidayat, M.Hum pada:

Kecuali narsum dan peserta, moderator Ony Jamhari akan menyongsong kehadiran empat orang yang dikisahkan dalam buku itu dari negara:

Asah kekuatan Bahasa Inggris kalian di zoom kami. Kecuali cas-cis-cus, tatap muka ini akan membuat mimpi kita makin terbang ke atas awan. Pergi, pergilah ke negara yang kita senang. Apabila hari-hari ini kita tidak dapat terbang, diamkan jiwa kita yang melayang-layang. Ya, untuk saat ini, dengan zoom ini.

[RTC] Event Surat Rindu untuk Sahabat yang Berduka

Salam Rumpies Sudah lama kita tidak bertemu, ya. Apa kabarnya kalian? Mudah-mudahan selalu sehat dan berbahagia. Sekarang ini kita pada kondisi wabah Covid-19. Masih taati prokes, ya. Supaya selalu aman, nyaman, dan sehat.

Silahkan, kita awali kembali dengan semangat baru di saluran fiksiana di Kompasiana. Kami ingin ajak beberapa teman dekat untuk memulainya dengan memeriahkan saluran ini.

Semenjak wabah menerpa bumi pertiwi, segala hal sudah berbeda. Beberapa hal yang perlu disamakan dengan keadaan yang ada. Memilukan. Belum juga musibah-bencana alam yang ikut menambahkan duka cita kita pada awal tahun ini. Banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin puting beliung, erupsi gunung berapi, dan ada banyak kembali.

Duka saudara-saudara kita yang alami musibah pasti ialah duka hati kita sebagai saudara sebangsa. Kecuali suport berbentuk doa, materi, waktu, dan tenaga, bentuk kedukaan itu dapat kita perlihatkan lewat tulisan, yakni berbentuk surat kangen untuk teman dekat yang bersedih.

Kalian dapat menuliskan berbentuk surat ke beberapa teman dekat di semua Tanah Air di saluran Fiksiana.

Silahkan, baca ketetapannya:

Mempunyai account KOMPASIANA (bila belum, silakan registrasi ditambah dulu);

Tak perlu mendaftarkan, siarkan langsung karyamu berbentuk surat di saluran Fiksiana;

Moment ini berjalan sepanjang tanggal 30 Januari s.d. 1 Februari 2021;

Pola penulisan judul: [RTC] dituruti judul kreasi, contoh [RTC] Dukamu Ialah Dukaku;

Topik: Surat Kangen untuk Teman dekat yang Berduka;

Panjang surat tidak lebih dari 1000 (seribu) kata;

Sertakan cap: suratrtc, momentkompasiana, rumahpenainspirasisahabat;

Peserta bisa mengikutkan lebih dari 1 (satu) kreasi,

Kreasi original dan tidak memiliki kandungan elemen SARA;

Sertakan di bawah karyamu: kreasi ini dilibatkan dalam rencana mengikut Moment Surat Kangen untuk Teman dekat yang Berduka;

Masukkan simbol Rumah Pena Ide Teman dekat di bawah karyamu (simbol bisa disaksikan di bawah informasi ini);

Bagi link karyamu di group FB Rumah Pena Ide Teman dekat;

Juara moment akan dipublikasikan 10 (sepuluh) hari sesudah moment usai di Kompasiana dan keputusan juri dalam moment ini ialah mutlak.

Sebagai wujud animo kami pada kepedulian kompasianer atas duka karena musibah yang menerpa negeri ini, kami sediakan hadiah sebagai berikut ini:

3 kreasi terbaik akan memperoleh setiap pulsa sebesar @Rp.100.000,-

Kami mengharap, kompasianer bisa berperan serta untuk menyemarakkan moment ini. Karena kita perduli. Karena duka mereka ialah duka kita.

Blogshop Bersama KPB dan Menulis Artikel Politik yang Bernas dan Wawas

Politik selalu memikat buat diulas, ditelaah, dibahas, dan dikabarkan secara aktual. Dengan anggota yang sejumlah lebih dari 720 ribu orang, Kompasiana sediakan ruangan untuk menuliskan.

Sepanjang Januari-November 2020, website wartawan masyarakat itu sudah menyiarkan 211.358 artikel dengan 630.240.859 pageviews. Sekitar 21,8% salah satunya isi saluran Politik dengan sub-kategori: Pemerintah, Birokrasi, Keamanan, dan Hukum. (Secara lengkap bisa dibaca di Kaleidoskop Kompasiana).

Sidang pembaca menyikapi karya tulis citizen journalist itu, disebutkan Kompasianer, dengan bermacam penilaian: aktual, menarik, berguna, unik, atau dipandang tidak menarik. Pada setiap artikel juga Kompasiana memasangkan cap Opsi, Artikel Khusus, bahkan juga penghilangan dengan argumen tertentu.

Bergerak dari fakta itu, karena itu Komune Penulis Berbalas (KPB) akan melangsungkan lokakarya berkenaan sangkut-paut membuat artikel politik.

Beberapa ahli yang kapabel didatangkan dengan keinginan, memberi pencerahan mengenai rangka dan kisi-kisi membuat artikel politik secara bernas, penuh wacana, dan berjalan pada koridornya.

Aktivitas

Bekerja bersama dengan Tribune-Timur.com dan Comunicasting Academy dan dibantu oleh anchor TV Informasi Satu, Donny De Keizer, KPB mengundang Profesor DR. Gun Gun Heryanto, M.Sang., seorang Ahli Komunikasi Politik dan Direktur Eksekutif The Political Institute.

Gun Gun Heryanto, dosen yang malas dipasangkan gelar dalam komunitas non-akademik itu akan memberi kisah mengenai apa yang semestinya dilaksanakan oleh masyarakat wartawan dalam membuat artikel politik dengan paket terkenal. Beliau akan ditemani oleh Elang Salamina (Kompasianer Paling populer nomor satu tahun 2020) dan Fery Widiatmoko (Kompasianer Paling populer nomor dua tahun 2020).

Kompasianer bisa mengikut Blogshop lewat Zoom (daring), dengan mengirim verifikasi kesertaan ke nomor WA 085100019292 supaya mendapatkan rapat ID.

Acara talkshow bisa dituruti lewat YouTube kanal Tribune Timur: https://youtube.com/c/tribunetimur

Blogshop KPB bersama Tribune-Timur.com dan Comunicasting Academy ini terselenggara karena suport dari:

Penutup

Untuk kelancaran, 30 menit saat sebelum acara diawali, pembicara (luring} sudah datang di venue dan penyiapan dilaksanakan.

Talk show KPB Bersama dan Comunicasting Academy akan mengunggah penglihatan dan memacu. Spenonton untuk membuat artikel politik dalam paket terkenal yang bernas dan memiliki sifat wawas.

Semua peserta runduk ke ketentuan prosedur kesehatan.