Remaja Mulai Acuh, Mahasiswa KKN UNDIP Kembali Ingatkan Pentingnya PHBS di Era Pandemi Covid19

Semenjak munculnya COVID-19 di Wuhan, China yang selanjutnya menebar di beberapa penjuru dunia dan jadi wabah global, COVID-19 jadi topik hangat yang terus-terusan dibicarakan. Bagaimanakah mesin slot terpercaya cara penjagaan atau seperti apakah penyebarannya sampai kapan wabah akan usai sering jadi pertanyaan sehari-harinya. Tambahan angka kasus demikian cepat belakangan ini, terhitung di Kabupaten Cirebon, per 3 Februari 2021 jam 14.00 capai 5215 kasus, tapi sebenarnya warga malah semakin acuh.

Warga condong “melumrahkan” dan berlaku seolah tambahan kasus COVID-19 bukanlah hal yang darurat dan harus selekasnya diatasi. Menyaksikan keadaan yang semacam ini di lingkungan tempat tinggalnya, membuat salah satunya mahasiswa KKN UNDIP dari Kabupaten Cirebon, Astriyana, ingin kembali mengingati warga selalu untuk mematuhi prosedur kesehatan untuk keselamatan bersama.

Sama seperti yang kita ketahui, prosedur kesehatan seperti menggunakan masker, membersihkan tangan dengan sabun dan air, jaga jarak, menghindar keramaian dan kurangi pengerahan selalu harus kita aplikasikan. Sikap Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) benar-benar utama di zaman wabah COVID-19, karena membersihkan tangan dengan sabun dan air sampai konsumsi makanan yang bergizi jadi fondasi kita dalam menghindar COVID-19. Kecuali menghindari kita dari COVID-19, implementasi PHBS akan membuat derajat kesehatan perorangan dan sekitarnya jadi bertambah. Ini pasti searah dengan Sustainable Development Goals atau Arah Pembangunan Berkepanjangan.

Lewat program Edukasi Keutamaan. PHBS di Zaman Wabah COVID-19, Astriyana memiliki arah untuk memberi evaluasi ke warga. Sterutamanya murid-siswi tingkat SMP/MTs di RT 002 RW 004 Blok Wage Dusun Bendungan. SKecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon selalu untuk mengikut prosedur kesehatan yang sudah diputuskan. Aktivitas evaluasi ini dilaksanakan di hari Jumat, 22 Januari 2021 jam 09.00 dan berada di tempat tinggal mahasiswa. Aktivitas yang dituruti oleh 11 orang ini diawali dengan lakukan Pre-Test untuk ketahui pengetahuan awalnya target. Sberkenaan COVID-19, selanjutnya proses edukasi berkenaan COVID-19 dan penangkalannya lewat PHBS. Ssampai disudahi dengan Post-Test yang mempunyai tujuan ketahui efektifitas proses edukasi itu.

Penulis: Astriyana (S1 Kesehatan Warga)

Editor: Dr. Sunarno, S.Sang, M.Sang