Tiga Tip Jitu Agar Artikelmu AU di

Itu yang tersorak dalam benakmu saat membaca judul artikel ini. Penanda kamu punyai rasa komedi anjlok. Sudah mengetahui labelnya “komedi”, kok ya berprasangka selurus itu.

Ini bukanlah mengenai Artikel Khusus, tetapi Artikel Umpet, dipersingkat AU juga. Tidak perlu protes. Ini komedi, Teman.

Artikel Umpet itu, ya, umpet, terselinap, tanpa cap atau paling banter cap “Opsi.” Bedalah dengan Artikel Khusus yang terpampang di ruangan terbuka. Hingga cepat terlihat mata dan memikat untuk dibaca. Karena kamu yakin Artikel Khusus itu kualitasnya “khusus”, pangheubatna.

Saya ingin share panduan supaya artikelmu jadi AU, Artikel Umpet, tetapi dibaca cukup beberapa orang. Ya, minimum 150 pageviews-lah. Kenapa dasarnya minimum 150 pv? Ah, itu rerata jumlah pv untuk artikelku, Teman. Ada yang berkeberatan?

Baik, tidak ada yang berkeberatan. Lanjut pada tiga panduan tepat supaya artikelmu AU di Kompasiana.

Satu: Membuat judul yang menyentuh keberadaan Admin K.

Dasarnya membuat judul yang membuat Min K geram-marah, atau sedikitnya cemberutlah. Ditanggung artikelmu jadi langsung AU.

Ingin contoh? Ini: “Admin K Menarik,” “Admin K Tidak Tentukan Kasih,” dan “Admin K Cakep.” Judul-judul semacam itu tentu menyentuh hati beberapa Min K. Soalnya mereka tidak semacam itu, kan?

Dua: Membuat judul yang mendiskreditkan seorang Kompasianer pujaanmu.

Dengan judul seperti itu, tanpa perlu dibaca, artikelmu ditanggung langsung AU. Min K itu benar-benar alergi pada kalimat dan kata yang mendiskreditkan Kompasianer.

Saya berikan contoh, ya. Ini: “Berikut Kekeliruan Khusus Pak Tjiptadinata,” “Kekeliruan Berbahasa Daeng Khrisna,” “Kakartana, Obsesi Cinta Guido,” “Ozy, Jomlo Lestari Pujaan Anak SD,” dan “Daeng Rudy, Numerolog Tunaangka.” Admin K benar-benar tidak suka pada judul seperti itu, walau itu betul ada.