Capek Menulis, Tak Dihargai; Buat Apa?

Merekam keelokan untuk masa lalu. Tuliskan keinginan buat peninggalan. Saya senang membaca, tapi menulis semakin lebih punyai arti. Karena, kreasi itu peninggalan yang paling bernilai ke angkatan kelak. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.

Sebagai penulis terlepas, stabil untuk menulis tiap hari minimum satu saja, bukan kasus gampang. Di antara segi visioner dan sesuai kenyataan seringkali, dan sering berperang dalam hati.”Untuk apa kamu habiskan waktu dan energi, bila tulisanmu tidak bisa ganti rugi?”

Jika kerja di media, penerbitan, atau hal yang lain berkaitan di dunia tulis-menulis, tidak jadi masalah. Karenanya karier, ya harus dijalani. Mau tidak mau, ya harus tetap. Periode gabut, wkwkwk…

Tempo hari malam, saya baru sadar. Awalnya masih 1/2 sadar, hehe… Membaca kembali masalah proses K-reward pada tahun 2021 ini. Berita senangnya ialah jumlah keterbacaan halaman digital (pageviews) konten-nya turun setengah dari 3.000 ke 1.500.

Sumber: https://www.kompasiana.com/kompasiana/5ff531be8ede481c7c4275e2/k-rewards-2021-makin-banyak-yang-bisa-dapat-cuan?page=all Wow,ini pasti berita yang membahagiakan bagi beberapa penulis baru. Mereka yang bernama belum demikian mengganggu linimasa dengan kreasi dan tanggapan. Seperti saya misalnya, hehe…

Dari baca-baca kembali lebih serius dan cermat dari tulisan Admin, dari pengalaman beberapa senior yang berlangganan bisa K penghargaan, rupanya ada kisah yang kurang pas saya ketahui.

Awalannya hanya memikir 3.000 itu perhitungan kumulatif jumlah pembaca pada sebuah (1) bulan untuk semua artikel. Ini yang ketentuan lama. “Wah, terang sulit. Tidak sampai dapat begitu jumlahnya. Jika 1.000 plus saja kemungkinan dapat terwujud dengan rajin kirim artikel.”

Sangkaan ini cukup meleset dalam bayang-bayang. Senior yang berbaik hati untuk pengetahuan dan panduan tenyata mengutamakan pada faktor yang lebih dalam.” Tulisanmu harus masuk cap ‘Pilihan’ atau sukur-sukur ‘Artikel Utama’. Agar dapatnya dobel serta lebih banyak, turuti moment dan topik khusus yang dipersyaratkan Admin.”

Busyet.. Buyar angan dan keinginan, wkwwk….

Jadi walau ini nilainya telah di turunkan jumlah pageviewes ke 1.500, harus tetap usaha keras. Harus minimum cap “Opsi”. Hukumnya harus!

Jadi? Menulisnya tambahan dobel kwadrat dong?! Bukan sebatas menulis yang biasa saja. Asal bisa dibaca. Bukanlah begitu.

Yoohh… Ambyar tenan iki… Bermakna tulisan yang tidak bisa cap biru,tidak dihitung? Demikianlah kura-kura di luar perahu…